Kebakaran Hebat 7 Apartemen di Hong Kong Tewaskan 44 Orang, Api Masih Berkobar
Direktur Dinas Pemadam Kebakaran Andy Yeung mengatakan, petugas menemukan busa-busa yang sangat mudah terbakar. Sebagian gedung yang terbakar dalam proses renovasi sehingga terlihat scaffolding berbahan bambu di bagian luarnya. Keberdaaan bambu tersebut turut mempermudah api dengan cepat menyebar ke seluruh lantai bangunan.
Para pejabat mengatakan api bermula dari scaffolding bambu di salah satu gedung, kemudian menyebar ke interior serta gedung-gedung lain yang sangat berdekatan. Kondisi diperparah dengan angin yang bertiup kencang.
Pemimpin Hong Kong John Lee mengatakan, pemerintah memprioritaskan penanganan bencana, bahkan kemungkinan akan menunda pemilihan anggota legislatif pada 7 Desember.
Kompleks apartemen tersebut terdiri atas delapan gedung dengan hampir 2.000 unit yang menampung sekitar 4.600 penghuni. Banyak di antara mereka adalah lansia.
Departemen Pemadam Kebakaran Hong Kong mengerahkan sekitar 200 armada dengan 700 lebih peronel serta lebih dari 100 ambulans.
Seorang petugas pemadam berusia 37 tahun termasuk di antara korban tewas, sementara seorang petugas lainnya dirawat karena kelelahan akibat panas.
Editor: Anton Suhartono