Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ray Rangkuti Sebut Posisi RI di Politik Global Tak Ada Daya Tawar: Masih Ikut-ikutan
Advertisement . Scroll to see content

Kazakhstan Bakal Kembalikan Lagi Nama Ibu Kota ke Astana, Ada Apa?

Rabu, 14 September 2022 - 09:21:00 WIB
Kazakhstan Bakal Kembalikan Lagi Nama Ibu Kota ke Astana, Ada Apa?
Ibu Kota Kazakhstan, Nur-sultan, bakal kembali ke nama lamanya, Astana (ilustrasi). (Foto: Ist.)
Advertisement . Scroll to see content

“Pada saat yang sama, presiden melihat peran penting Nursultan Nazarbayev dalam memperkuat negara modern Kazakhstan dan pendirian ibu kota sebagai fakta sejarah,” ungkap Zheldibay di Facebook.

“Oleh karena itu, landmark lain yang dinamai dengan nama presiden pertama (Nazarbayev) akan tetap menggunakan nama itu,” katanya.

Perpecahan antara Nazarbayev dan Tokayev semakin mencuat sejak Kazakhstan dilanda kerusuhan pada Januari lalu. Pascakerusuhan itu, Nazarbayev dicopot dari gelarnya sebagai “Elbasy” atau “Pemimpin Bangsa”—peran yang memberinya pengaruh atas pembuatan kebijakan terlepas dari posisi formalnya.

Beberapa anggota lingkaran dekat Nazarbayev dicopot dari posisi tinggi. Salah satu keponakan sang mantan presiden juga ditangkap karena kasus penggelapan.

Tokayev juga secara terbuka mengkritik Nazarbayev setelah kerusuhan Januari lalu. Dia mengatakan, pemerintahan Nazarbayev telah menciptakan “lapisan orang-orang kaya”, meskipun dia juga terus memuji pendahulunya itu.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut