Pasalnya, sambung Kristiarto, mayoritas kebakaran terjadi daerah-daerah perkampungan di hutan. Sedangkan, mayoritas WNI di New South Wales dan Queensland tersebar di daerah-daerah perkotaan dan di pesisir pantai.
Ditambahkan Kristiarto, Konsulat Jenderal RI di Sydney sudah menyampaikan imbauan dan pengumuman kepada masyarakat Indonesia di New South Wales dan Queensland untuk meningkatkan kewaspadaan, dan menghindari daerah-daerah terjadinya kebakaran.
"Warga diimbau untuk senantiasa memantau informasi dan mengikuti anjuran dari otoritas setempat," sebutnya.
Pihak pemadam kebakaran NSW sudah mengeluarkan peringatan level maksimal untuk pertama kalinya sejak sistem peringatan kebakaran baru diperkenalkan satu dekade lalu.
Peringatan bencana "dahsyat" ini diberlakukan di seantero kawasan metropolitan Sydney yang padat dan kawasan lain di utara kota tersebut.