Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kasus PRT Lompat dari Rumah Majikan di Benhil, Polisi Tak Temukan Kekerasan Fisik
Advertisement . Scroll to see content

Kaum Ekstremis Hindu Serang dan Bakar Rumah Mantan Menlu Muslim India

Rabu, 17 November 2021 - 10:57:00 WIB
Kaum Ekstremis Hindu Serang dan Bakar Rumah Mantan Menlu Muslim India
Mantan Menteri Luar Negeri India, Salman Khurshid (kanan), dan rumahnya yang dibakar massa Hindu garis keras, Senin (15/11/2021) lalu. (Foto: Facebook/Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

“Malu kini menjadi kata yang tidak begitu berguna lagi,” kata Khurshid (68) di laman media sosialnya.

“Apakah saya masih salah untuk mengatakan bahwa (kekerasan) ini tidak mungkin (bagian dari) ajaran Hindu,” ujar politikus yang menjabat menteri luar negeri India dari 2012-2014 itu lagi.

Para aktivis mengatakan, kelompok agama minoritas di India yang mayoritas Hindu kini menghadapi tingkat diskriminasi dan kekerasan yang semakin meninggi sejak Partai Nasionalis Hindu Bharatiya Janata Party (BJP) pimpinan Modi berkuasa pada 2014.

Pada 2020, Komisi AS untuk Kebebasan Beragama Internasional memasukkan India sebagai “negara dengan perhatian khusus” karena meningkatnya kekerasan berlatar belakang agama di negeri anak benua. Itu adalah pertama kalinya sejak 2004 India masuk daftar tersebut.

Bulan lalu, gerombolan yang terdiri atas sekitar 200 orang dilaporkan menyerang sebuah gereja Kristen di Uttarakhand. Kepala BJP negara bagian setempat menuding bangunan rumah ibadah itu digunakan untuk “pertemuan yang mencurigakan”.

Seorang anggota parlemen terkemuka dari Kongres India, Shashi Tharoor mengatakan, serangan terhadap rumah Khurshid Senin lalu itu sangatlah memalukan.

“Dia (Khurshid) adalah seorang negarawan yang selalu mengartikulasikan visi negara yang moderat, sentris, dan inklusif di dalam negeri. Tingkat intoleransi yang meningkat dalam politik kita harus dikecam oleh mereka yang berkuasa,” cuit Tharoor di Twitter.

Editor: Ahmad Islamy Jamil

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut