Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Dubes Arab Saudi Ingin Megawati Dorong Perdamaian di Timur Tengah
Advertisement . Scroll to see content

Kapan Batas Waktu Trump "Hancurkan" Iran, Bakal Ditunda Lagi?

Selasa, 07 April 2026 - 16:16:00 WIB
Kapan Batas Waktu Trump
Donald Trump mengancam akan menyerang pembangkit listrik dan jembatan Iran pada Selasa (7/4) pukul 20.00 Waktu Bagian Timur (ET) atau Rabu pagi WIB (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengancam akan menyerang pembangkit listrik dan jembatan Iran pada  Selasa (7/4/2026) pukul 20.00 Waktu Bagian Timur (ET) atau Rabu (8/4/2026) pukul 07.00 WIB jika tuntutan yakni mencapai kesepakatan serta membuka blokade Selat Hormuz tidak dipenuhi Iran.

Namun ada kemungkinan Trump menunda kembali rencananya untuk menyerang pembangkit listrik dan jembatan Iran. 

Portal berita Axios, mengutip seorang pejabat senior AS, melaporkan jika ada indikasi kesepakatan akan dicapai, Trump mungkin akan menundanya lagi.

"Jika presiden memandang kesepakatan akan tercapai, dia mungkin akan menunda (serangan)," kata sumber pejabat itu, kepada Axios.

Trump pada Minggu memperingatkan Iran akan menghancurkan pembangkit listrik dan jembatan pada 7 April jika Selat Hormuz tidak dibuka.

"Jika tidak, rakyat Iran akan hidup di neraka," ujarnya.

Namun Iran tak memudilakan ancaman itu seraya bersikeras akan memberikan pembalasan yang keras jika AS benar-benar melancarkan serangan tersebut.

Trump, dalam pernyataan singkat di video pada Senin (6/4/2026), menunda rencana serangan itu sehari. Video tersebut diunggah pada Senin malam oleh Gedung Putih disertai penjelasan, “Besok (Selasa), pukul 20.00 Waktu Bagian Timur".

Pada video tersebut, Trump menegaskan, jika tenggat waktu berakhir tanpa adanya kesepakatan antara Iran dan negosiator AS, dia bersumpah akan menghancurkan infrastruktur Iran secara total, khususnya pembangkit listrik dan jembatan.

Dalam video yang sama, Trump mengatakan batas waktu secara efektif diperpanjang menjadi 11 hari, bukan tenggat waktu yang ditetapkan sebelumnya yakni 10 hari atau jatuh pada 6 April.

Dia menjelaskan, waktu serangan terhadap Iran yang bertepatan persis setelah perayaan Paskah, Minggu (5/4/2026), tidak tepat.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut