Kacau! Mobil Dinaiki Presiden Ekuador Diserang Demonstran, Kaca Pecah
Konvoi tersebut juga membawa sejumlah pejabat tinggi termasuk diplomat Vatikan Andres Carrascosa, Duta Besar Uni Eropa Jekaterina Dorodnova, dan Dubes Italia Giovanni Davoli.
Kedutaan Besar Italia di Ekuador menyatakan duta besarnya tidak terluka seraya menyebut serangan itu sebagai "aksi teroris" ditujukan kepada kepala negara Ekuador.
Sementara itu Noboa mengunggah foto di media sosial X pada Senin (29/9/20259), menunjukkan beberapa mobil dan jendela mobilnya pecah dan retak.
Dia menyebut para demonstran berusaha menghalangi kemajuan Ekuador dengan kekerasan.
"Kita terus maju. Ekuador tidak bisa mundur," katanya.
Para pejabat mengatakan serangan lain terhadap konvoi kemanusiaan lainnya pada akhir pekan sebelumnya menewaskan sedikitnya 1 orang dan melukai 9 tentara. Sebanyak 17 personel militer lainnya diculik.
Konfederasi Pribumi CONAIE, kelompok yang menggelar demonstrasi, membantah tuduhan pemerintah.
Mereka menyebut korban tewas adalah seorang pria pribumi yang ditembak tentara.
Editor: Anton Suhartono