Kabar Baik! Trump Sebut AS-Iran Segera Berdamai, Selat Hormuz Akan Dibuka
Namun Sharif tidak menyebutkan isi perjanjian maupun kesepakatan soal Selat Hormuz.
Dia mengatakan ada percakapan telepon yang sangat bermanfaat dan produktif dilakukan Trump dengan para pemimpin negara Teluk serta Turki, Mesir, Yordania, dan Pakistan, yang diwakili panglima angkatan bersenjata negara, Asim Munir.
"Diskusi tersebut memberikan kesempatan yang bermanfaat untuk bertukar pandangan tentang situasi regional saat ini dan bagaimana memajukan upaya perdamaian yang sedang berlangsung," kata Sharif.
Trump mengatakan, pembicaraannya dengan para pemimpin di kawasan membahas negosiasi seputar Iran dan MoU terkait dengan perdamaian.
Sementara itu para pemimpin di kawasan mendesak Trump untuk menerima kerangka kerja yang diusulkan Iran.
Kantor berita pemerintah Iran Fars buru-buru membantah klaim Trump soal Selat Hormuz. Disebutkan, Selat Hormuz akan tetap berada di bawah kendali Iran berdasarkan 14 poin proposal damai yang diajukan Iran sebelumnya.
Fars News mengatakan bahwa klaim Trump tentang pembukaan kembali selat tersebut "tidak benar" dan "tidak sesuai dengan kenyataan."
"Meskipun Iran telah setuju untuk mengizinkan sejumlah kapal melintas kembali ke tingkat yang baru..., ini sama sekali tidak berarti pelayaran bebas seperti ada sebelum perang," demikian laporan Fars.
Editor: Puti Aini Yasmin