Jeruk Berubah Warna Jadi Ungu di Brisbane Australia, Warga Geger
BRISBANE, iNews.id - Sebuah jeruk yang dijual di toko buah di Brisbane, Queensland, Australia, berubah menjadi ungu beberapa jam setelah dikupas. Uji forensik pun dilakukan untuk menyelidiki fenomena tersebut.
Seorang warga bernama Neti Moffitt membelah jeruk tersebut untuk anaknya yang berusia dua tahun. Awalnya, jeruk jenis orange itu terlihat bagus, aromanya normal, dan anaknya makan tiga potongan kecil.
Sisa jeruk tersebut kemudian dibiarkan di meja di dapur semalaman.
Potongan jeruk yang berubah warna menjadi ungu beberapa jam setelah dikupas. (Supplied: doc. Neti Moffitt)
Keesokan harinya, Moffitt menemukan sisa jeruk yang dikupasnya berubah, separuh berwarna kuning dan separuh lagi berwarna ungu.
"Terlihat seperti seseorang memasukkan ke dalam botol tinta, hal yang saya pastikan tidak kami lakukan," ujarnya, seperti dilaporkan ABC News.
"Saya kemudian melihat ke tong sampah melihat sisa berwarna orange yang dimakan anak saya, dan sisanya jeruk itu juga berwarna ungu."
"Pikiran pertama saya adalah mudah-mudahan ini tidak memengaruhi kesehatan anak saya. Ya, dia baik-baik saja," kata Moffitt, menambahkan.
Moffitt kemudian melakukan pencarian di internet dan menemukan satu contoh adanya jeruk yang berubah menjadi ungu, juga terjadi di Queensland pada 2015.

Saat itu, televisi Nine News melaporkan sejumlah jeruk yang dibeli di Chinchilla juga berubah menjadi ungu setelah dipotong. Setelah uji forensik tidak ditemukan adanya pemberian warna tambahan ataupun adanya bahan kimia iodine.
Moffit kini sudah menghubungi Dinas Kesehatan Queensland (Queensland Health) untuk menyelidiki kasus tersebut.
Petugas sekarang sudah membawa jeruk, pisau yang digunakan untuk memotong jeruk tersebut, dan juga alat pengasah pisau yang baru-baru ini digunaikan.
"Baru ada satu kasus lain yang dilaporkan. Saya memasang postingan di Facebook dan banyak yang memberikan komentar mengenai penyebabnya, namun tidak ada yang bisa memberikan bukti ilmiah mengenai apa yang terjadi," tutur Moffitt.
"Bila ada bukti adanya bakteri yang bisa mengubah warna atau reaksi iodine terhadap pisau, bukankah pasti sudah ada yang menjelaskannya."
Queensland Health berjanji kepada Neti Moffitt akan memberi penjelasan bila mereka sudah selesai melakukan uji coba terhadap jeruk tersebut.
Editor: Nathania Riris Michico