Jemaah Haji Indonesia Bakal Tempati 70 Maktab di Arafah
Dari Muzdalifah, jemaah haji akan kembali ke Mina pada malam tanggal 10 Dzulhijjah. Karena pada tanggal tersebut, jemaah harus melaksanakan jumratul Aqobah, salah satu rukun haji. Setelah itu, mereka kembali ke pemondokan atau tenda di Mina.
Kemudian, pada 11 Dzulhijjah, jemaah haji melaksanakan jumratul Ula, Wustha, dan Aqabah. Hal yang sama juga dilakukan pada tanggal 12 Dzulhijjah.
“Jika jemaah melakukan nafar awal, mereka kembali ke Makkah. Namun, bagi yang melakukan nafar tsani, mereka harus melanjutkan dengan melaksanakan jamarat Ula, Wustha, dan Aqabah pada tanggal 13 Dzulhijjah," tambahnya.
Setelah itu, sebelum matahari terbenam, jemaah akan kembali ke Makkah untuk melaksanakan tawaf iffadah, sai, dan tahalul. “Rangkaian ibadah haji akan selesai pada tanggal 13 Dzulhijjah,” ucap Harun.
Sementara itu, Harun menyebut bahwa petugas haji akan mulai bergerak pada tanggal 6 dan 7 Dzulhijjah sebagai tim aju.
“Pada tanggal tersebut, petugas telah menyiapkan sektor-sektor yang dibentuk di Arafah. Di Arafah terdapat 70 maktab yang akan dikelompokkan dalam 11 sektor adhoc, mulai dari sektor adhoc 1 hingga 11. Setiap sektor adhoc akan mengawasi 8-9 maktab. Setiap maktab berisi 7 kloter, dan personel di setiap maktab terdiri dari 48-50 orang dari petugas Daker Bandara dan Makkah,” paparnya.
Editor: Ahmad Islamy Jamil