Jelang Pertemuan Trump-Putin, Zelensky Tegaskan Tak akan Serahkan Wilayah Ukraina ke Rusia
Langkah tersebut merupakan respons atas ultimatum Trump yang memberi waktu 10 hari kepada Rusia untuk menyepakati gencatan senjata, dengan ancaman sanksi baru. Batas waktu tersebut telah jatuh pada Jumat (8/8/2025).
Namun Kremlin menanggapi dingin ancaman tersebut. Putin menilai Rusia mampu bertahan terhadap tekanan ekonomi eksternal, setelah tiga setengah tahun hidup di bawah sanksi Barat sejak invasi dimulai pada awal 2022.
Sumber lain menyebutkan Putin sebenarnya tidak ingin memperburuk hubungan dengan Trump secara pribadi, terutama setelah peluang terbuka untuk mencairkan ketegangan antara Rusia dan AS usai terpilihnya Trump kembali. Meski demikian, prioritas utama Putin tetap pada penyelesaian tujuan operasi militer khusus, yakni konsolidasi penuh atas empat wilayah timur dan selatan Ukraina.
Editor: Rizky Agustian