Istana Kepresidenan Slovenia Kibarkan Bendera Palestina, Singgung Genosida Gaza
LJUBLJANA, iNews.id - Istana Kepresidenan Slovenia mengibarkan bendera Palestina, bentuk dukungan dan pengakuan kemerdekaannya. Bendera dikibarkan sejak Jumat (5/6/2026), sehari setelah pemerintah baru negara itu menurunkannya dari fasad gedung pemerintah menyusul pergantian kekuasaan.
Presiden Slovenia Natasa Pirc Musar mengumumkan langkah tersebut di media sosial X. Bendera Palestina akan tetap berada di fasad Istana Kepresidenan selama sepekan sebelum dipindahkan ke dalam gedung.
"Genosida terhadap warga Palestina belum dihentikan, dan orang-orang di Gaza dan Tepi Barat tidak hidup dalam damai dan bermartabat," kata Musar, seperti dikutip dari Anadolu, Minggu (7/6/2026).
Musar menegaskan pengibaran bendera Palestina tersebut bermakna penentangan Slovenia terhadap pelanggaran berat hukum humaniter internasional dan hak asasi manusia (HAM), bukan hanya di Palestina tapi juga di tempat lain di dunia.
"Ini adalah seruan sederhana untuk menghormati prinsip peradaban mendasar: martabat manusia, untuk semua," tulisnya.