Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Trump Sebut Presiden Israel Tak Mau Ampuni Netanyahu karena Takut Kehilangan Jabatan
Advertisement . Scroll to see content

Israel Ungkap Hamas Masih Miliki 20.000 Pejuang dan Puluhan Ribu Senapan AK

Jumat, 13 Februari 2026 - 07:53:00 WIB
Israel Ungkap Hamas Masih Miliki 20.000 Pejuang dan Puluhan Ribu Senapan AK
Israel mengungkap Hamas masih memiliki sekitar 20.000 pejuang aktif serta puluhan ribu senapan serbu AK (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

DOHA, iNews.id - Israel mengungkap Hamas masih memiliki sekitar 20.000 pejuang aktif serta puluhan ribu senapan serbu jenis Kalashnikov (AK). Klaim ini mencuat di tengah tekanan agar kelompok tersebut melucuti senjata dalam fase lanjutan gencatan senjata di Gaza.

Para pejabat Israel menyebut, selain sekitar 20.000 kombatan, Hamas juga diperkirakan menyimpan sekitar 60.000 senapan serbu AK. Angka itu menunjukkan bahwa kekuatan militer Hamas dinilai masih signifikan meski perang telah berlangsung lebih dari 2 tahun sejak 7 Oktober 2023.

Diketahui Hamas juga masih memiliki roket-roket yang pada masa awal konflik digunakan untuk menyerang wilayah Israel. Bahkan roket-roket tersebut bisa menjangkau wilayah terdalam Israel hingga Tel Aviv dan Jerusalem dari perbatasan Gaza.

Pernyataan tersebut muncul bersamaan dengan sikap tegas Hamas yang menolak perlucutan senjata. 

Tokoh senior Hamas Khaled Meshal menegaskan kelompoknya tidak akan menyerahkan senjata maupun menerima intervensi asing atas wilayah Palestina.

“Mengkriminalisasi (kelompok) perlawanan, senjata, serta mereka yang membawanya adalah sesuatu yang tidak boleh kita terima,” kata Meshal dalam konferensi pers di Doha, Qatar, seperti dikutip dari AFP, Jumat (13/2/2026).

Isu kekuatan militer Hamas menjadi krusial karena gencatan senjata yang dimediasi Amerika Serikat (AS) kini telah memasuki fase kedua. Pada tahap ini, Hamas disebut akan diminta melucuti senjata secara bertahap, seiring dengan penarikan pasukan Israel dari Gaza.

Namun Hamas berulang kali menegaskan perlucutan senjata adalah garis merah. Meski begitu, kelompok tersebut sempat mengisyaratkan kemungkinan menyerahkan senjata kepada otoritas pemerintahan Palestina di masa depan, bukan kepada pihak asing, apalagi Israel.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut