Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Presiden Pezeshkian: Iran Tak Akan Tunduk kepada AS
Advertisement . Scroll to see content

Iran Sebut Israel Berusaha Gagalkan Negosiasi Nuklir dengan AS

Jumat, 13 Februari 2026 - 06:42:00 WIB
Iran Sebut Israel Berusaha Gagalkan Negosiasi Nuklir dengan AS
Iran menuduh Israel berusaha menyabotase negosiasi nuklir yang sedang berlangsung dengan Amerika Serikat (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

TEHERAN, iNews.id - Iran menuduh Israel berusaha menyabotase negosiasi nuklir yang sedang berlangsung dengan Amerika Serikat (AS). Tujuannya, Israel ingin negosiasi buntu sehingga menjadi alasan untuk memicu perang baru.

Kepala Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran Ali Larijani mengatakan kepada Al Jazeera, Israel menggunakan segenap usaha untuk memengaruhi AS sehingga negosiasi bisa berujung buntu. Pasalnya, negosiasi nuklir Iran-AS berada pada tahap yang sensitif.

“Negosiasi kami eksklusif dengan Amerika Serikat. Kami tidak terlibat dalam pembicaraan apa pun dengan Israel,” katanya, dikutip Jumat (13/2/2026).

Dia menambahkan, Israel jelas-jelas ikut campur dalam proses negosiasi untuk menyabotasenya. Strategi Israel, lanjut Larijani, adalah menggoyahkan stabilitas kawasan. 

“Mereka tidak hanya bertaruh dengan Iran, tapi juga Qatar, Arab Saudi, dan Turki,” katanya, seraya menyerukan para pemimpin di Timur Tengah untuk memahami kondisi ini.

Dia mengingatkan, serangan Israel ke Iran pada Juni 2025 berlangsung saat Teheran dan Washington melakukan perundingan nuklir. Akibat serangan itu, negosiasi yang telah berlangsung beberapa putaran berhenti.

Larijani menambahkan, saat ini, di tengah rencana perundingan putaran kedua Iran-AS yang waktunya sedang dibahas, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berkunjung ke AS untuk mendesak Trump. Netanyahu berusaha memengaruhi Trump dengan menyampaikan prinsip-prinsip untuk bernegosiasi dengan Iran.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut