Israel Terpecah soal Perang Gaza, Para Jenderal Vs Politisi Sayap Kanan Yahudi
TEL AVIV, iNews.id - Pemerintah Israel terpecah terkait perang di Jalur Gaza, Palestina. Menteri Pertahanan (Menhan) Yoav Gallant menuntut strategi perang dan pasca-perang yang jelas kepada Perdana Menteri Benjamin Netanyahu.
Israel mengerahkan kembali pasukannya ke kamp Jabalia, Gaza Utara, sejak sepekan terakhir. Kembalinya pasukan ke Jabalia memecah konsentrasi pasukan Zionis yang sedang fokus melakukan operasi darat di Rafah, Gaza Selatan.
Israel sebelumnya mengklaim telah menguasai wilayah itu sejak beberapa bulan lalu, namun ternyata para pejuang Gaza masih memberikan perlawanan sengit.
Serangan ke kamp Jabalia seperti jebakan dari para pejuang Gaza, menyebabkan banyak tentara Israel yang menjadi korban. Berbeda dengan serangan darat pertama beberapa bulan lalu, kini pasukan Israel masuk lebih ke dalam ke blok-blok gedung tempat tinggal. Personel dan tank-tank Israel hanya menjadi sasaran empuk tembakan para pejuang.
Selain itu Menhan Gallant juga tak setuju dengan usulan Netanyahu yang akan membentuk pemerintahan militer di Gaza.