Israel Pecah, Pengacara Militer Bongkar Dugaan Kejahatan Perang di Gaza
“Ada kekhawatiran bahwa Israel memang sengaja menargetkan warga sipil.”
AS Tahu, tapi Tetap Dukung Israel
Meski temuan itu sudah cukup kuat untuk memicu penyelidikan internasional, pemerintahan AS, baik di bawah Joe Biden maupun Donald Trump, tetap mempertahankan dukungan militernya terhadap Israel.
Bahkan laporan internal Gedung Putih pada Mei 2024 sempat menyebut kekhawatiran bahwa operasi militer Israel melanggar hukum humaniter internasional, namun tidak diikuti langkah nyata seperti penghentian pengiriman senjata atau kerja sama intelijen.
Media investigatif The Intercept juga mengungkap adanya upaya sistematis yang didukung AS untuk menekan dokumentasi kejahatan perang Israel. Ratusan video yang menunjukkan kekerasan terhadap warga Gaza dilaporkan telah dihapus dari YouTube, memperkuat dugaan bahwa ada upaya bersama menutupi bukti pelanggaran.
Skandal Internal: Pejabat Hukum Militer Israel Mundur
Keretakan di tubuh militer Israel semakin nyata setelah Mayor Jenderal Yifat Tomer-Yerushalmi, pejabat hukum tertinggi Pasukan Pertahanan Israel (IDF), mengakui telah membocorkan rekaman yang memperlihatkan tentara Israel menyiksa seorang tahanan Palestina.