Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Libatkan Ribuan Tenaga Medis, Global Sumud Flotilla Akan Bergerak ke Gaza dari Laut dan Darat
Advertisement . Scroll to see content

Israel Pecah, Pengacara Militer Bongkar Dugaan Kejahatan Perang di Gaza

Selasa, 11 November 2025 - 06:54:00 WIB
Israel Pecah, Pengacara Militer Bongkar Dugaan Kejahatan Perang di Gaza
Keretakan besar muncul di tubuh militer Israel terkait perang berkepanjangan di Jalur Gaza (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

Skandal Internal: Pejabat Hukum Militer Israel Mundur

Keretakan di tubuh militer Israel semakin nyata setelah Mayor Jenderal Yifat Tomer-Yerushalmi, pejabat hukum tertinggi Pasukan Pertahanan Israel (IDF), mengakui telah membocorkan rekaman yang memperlihatkan tentara Israel menyiksa seorang tahanan Palestina.

Pengakuan itu mengguncang publik Israel. Tomer-Yerushalmi akhirnya mengundurkan diri dan dijebloskan ke penjara, di tengah tekanan politik yang kuat untuk menghentikan penyelidikan atas insiden tersebut.

Langkah para pengacara militer ini menandai krisis moral dalam tubuh IDF. Selama ini, Israel selalu menolak tudingan melakukan kejahatan perang, dengan alasan seluruh operasinya dilakukan “secara sah untuk membela diri.”

Namun pengumpulan bukti oleh aparat hukumnya sendiri memperlihatkan bahwa sebagian dari mereka mulai mempertanyakan batas moral dan legalitas perang Gaza, yang telah menewaskan puluhan ribu warga sipil dan menghancurkan sebagian besar infrastruktur di wilayah itu.

Tekanan Internasional Kian Menguat

Dengan semakin banyaknya bukti yang dikumpulkan dari dalam militer Israel sendiri, tekanan global terhadap Tel Aviv dan Washington diperkirakan akan meningkat.

Pengamat menilai, kebocoran ini dapat menjadi titik balik dalam penyelidikan internasional di Pengadilan Kriminal Internasional (ICC), dan berpotensi mengubah persepsi publik dunia terhadap kebijakan perang Israel.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut