Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Nah, Menteri Israel Ini Sebut Perdamaian AS-Iran Tak Tahan Lama
Advertisement . Scroll to see content

Israel Masih Blokade Gaza selama Gencatan Senjata, Ratusan Ribu Warga Hadapi Krisis Akut

Kamis, 13 November 2025 - 07:40:00 WIB
Israel Masih Blokade Gaza selama Gencatan Senjata, Ratusan Ribu Warga Hadapi Krisis Akut
Situasi kemanusiaan di Gaza tetap buruk selama gencatan senjata karena Israel masih memblokade perlintasan Rafah (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

Blokade ini menyebabkan penumpukan besar-besaran bantuan di sisi Mesir, sementara di dalam Gaza, warga terpaksa bertahan dengan pasokan terbatas. Rumah sakit melaporkan kekurangan pasokan medis penting, termasuk bahan bakar untuk generator listrik, sehingga mengancam keselamatan pasien kritis.

Ratusan Ribu Keluarga Telantar di Jalanan

Selain menghambat bantuan logistik, Israel juga belum mengizinkan masuknya lebih dari 300.000 unit tenda dan rumah mobil yang seharusnya digunakan untuk menampung pengungsi. 
Akibatnya, sekitar 288.000 keluarga Palestina kini hidup di jalanan dan area publik tanpa perlindungan dari cuaca ekstrem.

“Gencatan senjata seharusnya memberi ruang bagi warga untuk bernapas, bukan membuat mereka mati perlahan,” kata Thawabteh.

Perlintasan Rafah di Bawah Kendali Penuh Israel

Sejak Mei 2024, Israel mengambil kendali penuh atas perbatasan Rafah setelah menghancurkan bangunan dan infrastruktur di kawasan itu. Warga Palestina dilarang melintasi perbatasan, termasuk pasien gawat darurat yang seharusnya bisa dievakuasi ke luar negeri untuk mendapatkan perawatan medis.

Langkah tersebut memperparah kondisi ribuan pasien dan memperlambat proses pemulihan pasca-konflik. Organisasi kemanusiaan internasional menilai, penutupan Rafah melanggar prinsip dasar hukum internasional tentang perlindungan warga sipil di wilayah konflik.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut