Israel Ingin Rebut Sebagian Masjid Al Aqsa, Warga Palestina Pasang Badan Siap Korbankan Nyawa
“Tetapi apa yang terjadi di Al Aqsa menegaskan bahwa Palestina siap menebus masjid dengan nyawa mereka. Mereka tidak akan mengizinkan praktik ritual Yahudi di dalam tempat paling suci suci ketiga bagi umat Islam," tuturnya.
Ibrahim Al Anbawi, seorang penduduk Yerusalem Timur, menggambarkan situasi Masjid Al Aqsa semakin memburuk. Kemarahan warga Palestina di Yerusalem Timur semakin menjadi setelah serangan pada Jumat.
Polisi Israel Serang Masjid Al Aqsa, Warga Palestina yang Luka Bertambah Jadi 152 Orang
Yordania, selaku pengelola tempat suci umat Islam di Yerusalem dan Pemerintah Otoritas Palestina di Tepi Barat, seperti tak bisa berbuat banyak merespons kesewenang-wenangan Israel. Warga menganggap keduanya gagal melindungi tempat-tempat suci Islam.
Eskalasi belum akan berahir seiring dengan perayaan hari besar Yahudi yang bisa memakan waktu sepekan. Serangan besar-besaran dipercaya masih akan terjadi, tak hanya dilakukan polisi, tapi juga kelompk Yahudi ekstrem.
Polisi Israel Geruduk Masjid Al Aqsa, Bentrok dengan Warga Palestina Usai Salat Subuh
Namun setiap upaya Israel untuk merebut tanah Palestina dan Masjid Al Aqsa akan mendapat perlawanan. Di Jalur Gaza, pemimpin Hamas Ismail Haniya menegaskan komitmennya untuk mempertahankan tanah Palestina apalagi Masjid Al Aqsa.
"Pertempuran belum berakhir dan perlawanan tidak akan berhenti. Tidak ada kesepakatan gencatan senjata dengan pendudukan kriminal Israel dan mereka harus menghentikan pelanggarannya," ujarnya.