Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Trump Ngotot kepada Netanyahu, Negosiasi Nuklir dengan Iran Harus Berlanjut
Advertisement . Scroll to see content

Israel Gelar Perburuan Besar-Besaran untuk Tangkap 2 Warga Palestina Pelaku Penusukan 

Sabtu, 07 Mei 2022 - 15:16:00 WIB
Israel Gelar Perburuan Besar-Besaran untuk Tangkap 2 Warga Palestina Pelaku Penusukan 
Pasukan Israel menembak mati seorang pria Palestina. (Foto: Ist)
Advertisement . Scroll to see content

YERUSALEM, iNews.id - Pasukan keamanan Israel melakukan perburuan besar-besaran untuk mencari dua warga Palestina yang diduga melakukan penusukan massal. 

Peristiwa penusukan terjadi di dekat Tel Aviv, Kamis (5/5/2022) tepat di Hari Kemerdekaan Israel. Tiga orang Israel tewas dalam aksi tersebut.  

Perburuan digelar pada Jumat (6/5/2022). Dua tersangka berusia belia, 19 dan 20 tahun dari Kota Jenin di Tepi Barat

Beberapa penyerang datang dari dalam atau sekitar Jenin. Pasukan Israel telah melancarkan serangan penangkapan yang memicu baku tembak di sana.

“Kami akan menangkap teroris dan lingkungan yang mendukung mereka, dan mereka akan membayar harganya,” kata Perdana Menteri Israel, Naftali Bennett, Kamis malam.

Penusukan ini merupakan yang terbaru dalam serangkaian serangan mematikan dalam beberapa pekan terakhir.

Serangan-serangan terjadi ketika ketegangan Israel-Palestina meningkat akibat kekerasan di tempat suci utama bagi orang Yahudi dan Muslim di Yerusalem.

Petugas medis menggambarkan pemandangan mengerikan di Elad, sebuah kota ultra-Ortodoks dekat Tel Aviv. Selain tiga orang tewas, empat lainnya luka-luka, salah satunya kritis. Polisi mengatakan, setidaknya salah satu penyerang menggunakan kapak dalam serangan itu.

Media Israel mengidentifikasi mereka yang tewas sebagai Yonatan Havakuk, Boaz Gol dan Oren Ben Yiftah, tiga ayah berusia 30-an dan 40-an. Ketiga ayah itu meninggalkan 16 anak.

Ben Yiftah (35) tahun merupakan ayah dari enam anak. Dia berasal dari pusat Kota Lod. 

Wali Kota Lod, Yair Revivo, mengatakan dalam akun Facebook, pembunuhan ini membuat hatinya hancur berkeping-keping. Dia menyebut aksi ini sebagai tragedi besar.

Editor: Umaya Khusniah

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut