Israel Bombardir Lebanon, Presiden Joseph Aoun Tak Sabar Ingin Usir Militer Zionis
Israel Belum Tarik Pasukan, Langgar Kesepakatan
Sesuai perjanjian gencatan senjata yang dicapai pada November 2024, Israel seharusnya sudah menarik seluruh pasukannya dari Lebanon selatan pada Januari 2025. Namun hingga kini, Tel Aviv hanya menarik sebagian pasukan dan tetap mempertahankan lima pos militer di perbatasan.
Gencatan itu mengakhiri konflik panjang antara Israel dan Hizbullah yang berlangsung sejak Oktober 2023, menewaskan lebih dari 4.000 orang dan melukai sekitar 17.000 lainnya.
Siapkan 10.000 Tentara di Lebanon Selatan
Sebagai respons, Aoun mengumumkan rencana untuk meningkatkan jumlah pasukan Lebanon di selatan Sungai Litani menjadi 10.000 personel sebelum akhir 2025. Langkah ini bertujuan memperkuat pengawasan perbatasan dan memastikan keamanan setelah penarikan penuh pasukan Israel.
“Kami akan bekerja sama dengan UNIFIL untuk menegakkan Resolusi PBB 1701 dan mengambil alih seluruh posisi yang kini dijaga pasukan perdamaian secara bertahap hingga 2027,” ujarnya.
Selain itu, Lebanon tengah menjalin komunikasi dengan sejumlah negara untuk mengoordinasikan fase pasca-penarikan Israel dan menjaga stabilitas jangka panjang di Lebanon selatan.
Editor: Anton Suhartono