Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pemimpin Hizbullah Peringatkan Israel: Tarik Seluruh Pasukan dari Lebanon Tanpa Syarat
Advertisement . Scroll to see content

Israel Bom Tenda Pengungsi Gaza, Hamas: Pelanggaran Gencatan Senjata yang Nyata!

Kamis, 04 Desember 2025 - 07:31:00 WIB
Israel Bom Tenda Pengungsi Gaza, Hamas: Pelanggaran Gencatan Senjata yang Nyata!
Israel melancarkan serangan mematikan ke tenda pengungsi di Khan Younis, Gaza Selatan (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

GAZA, iNews.id - Israel melancarkan serangan mematikan ke tenda pengungsi di wilayah Al Mawasi, Khan Younis, Rabu (3/12/2025) malam. Sedikitnya lima warga sipil tewas, termasuk dua anak-anak, dalam insiden yang langsung memicu kecaman keras dari Hamas.

Kelompok perlawanan Palestina yang berkuasa di Jalur Gaza itu menyebutnya sebagai pelanggaran gencatan senjata terang-terangan oleh Israel.

Serangan tersebut terjadi setelah baku tembak antara pasukan Israel dan pejuang Gaza di Rafah, di mana lima tentara Israel terluka akibat serangan dari pejuang Palestina yang muncul dari terowongan bawah tanah. Namun Hamas menegaskan, insiden baku tembak itu tidak dapat dijadikan dalih bagi Israel untuk menyerang area pengungsian yang selama ini dijamin aman dalam perjanjian gencatan senjata.

Tenda Pengungsi Terbakar, Anak-Anak Jadi Korban

Serangan mematikan itu menargetkan tenda pengungsi di kamp Al Mawasi, salah satu dari sedikit wilayah yang ditetapkan sebagai zona aman. Ledakan menghantam beberapa tenda dan memicu kebakaran yang menghanguskan tempat tinggal sementara para keluarga pengungsi.

Militer Israel mengklaim operasi tersebut menyasar seorang pejabat senior Hamas di Rafah. Namun tak ada bukti yang disampaikan publik, dan korban yang jatuh justru warga sipil tak bersenjata.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut