Israel Akan Cegah Iran Dapatkan Senjata dengan Cara Apapun
Washington dilaporkan tengah menyiapkan cara untuk mencegah Iran mendapatkan persenjataan tank dari China serta sistem pertahanan udara dari Rusia.
Sebelumnya, Kementerian Luar Negeri Iran pada Minggu (18/10/2020) secara resmi mengumumkan embargo senjata PBB yang dijatuhkan pada Teheran telah berakhir. Artinya, Iran bisa memperoleh senjata dari negara manapun.
"Mulai hari ini, Republik Islam dapat memperoleh senjata dan peralatan yang diperlukan dari sumber mana pun tanpa batasan hukum, dan hanya berdasarkan kebutuhan pertahanannya," isi kicauan Kemlu Iran di Twitter.
Iran tak berniat beli senjata...
Sehari berselang, juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Saeed Khatibdzadeh mengatakan negaranya akan lebih aktif memasok persenjataan ke negara lain, akan tetapi Teheran enggan mengungkap proyeksi ekspor senjata ke negara mana saja.
"Sebelum menjadi pembeli di pasar senjata, Iran memiliki kemampuan untuk memasok negara lain," kata juru bicara Kemlu Iran, Saeed Khatibdzadeh dikutip dari AFP, Senin (19/10/2020).
Saeed menyebut program penjualan senjata Iran bertujuan untuk menjaga perdamaian dan melindungi kepentingan dalam domestik negara. Pernyataan itu menyindir langkah AS memasok senjata ke Arab Saudi yang memimpin koalisi militer di Yaman memerangi pemberontak Houthi.
"Tentu saja, Iran tidak seperti Amerika Serikat yang presidennya berusaha menjual senjata mematikan untuk membantai rakyat Yaman," tambahnya.
Editor: Arif Budiwinarto