Iran Ungkap Kronologi Walk Out saat Negosiasi dengan AS: Kami Punya Prinsip!
"Di tengah pembicaraan, saya menyadari Trump mengeluarkan ancaman terhadap Presiden (Masoud Pezeshkian), tim negosiasi, serta akan menyerang wilayah kami," ujar Ghalibaf.
Setelah mengetahui pernyataan tersebut, Ghalibaf langsung membahasnya dengan Wakil Presiden AS JD Vance yang memimpin delegasi Washington dalam perundingan tersebut.
Dia menegaskan kepada Vance, ancaman Trump bertentangan dengan klausul pertama dalam MoU perdamaian yang telah ditandatangani kedua negara.
"Saya memberi tahu Vance bahwa kami berada di sini untuk bernegosiasi, bahwa klausul pertama dari MoU yang ditandatangani melarang ancaman dan penggunaan kekerasan. Namun presiden Anda mengeluarkan ancaman hari ini," katanya.
Ghalibaf menambahkan, Iran tidak akan pernah bersedia bernegosiasi di bawah tekanan ataupun ancaman militer.