Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Disebut Luka Parah, Bagaimana Kondisi Terkini Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei?
Advertisement . Scroll to see content

Iran Tuntut Ganti-Rugi Perang ke Negara-Negara Arab, Materil dan Moril

Selasa, 14 April 2026 - 13:39:00 WIB
Iran Tuntut Ganti-Rugi Perang ke Negara-Negara Arab, Materil dan Moril
Iran menuntut ganti rugi kepada enam negara Arab atas kerugian yang ditimbulkan akibat perang sejak 28 Februari lalu (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

NEW YORK, iNews.id - Iran menuntut ganti rugi kepada negara-negara Arab atas kerugian yang ditimbulkan akibat perang sejak 28 Februari lalu. Negara-negara Arab yang dimaksud adalah Bahrain, Arab Saudi, Qatar, Uni Emirat Arab, dan Yordania.

Duta Besar Iran untuk PBB Amir Saeid Iravani, dalam suratnya kepada Sekjen PBB Antonio Guterres, menuduh negara-negara tersebut berperan dalam operasi militer Israel dan Amerika Serikat (AS).

Selain Guterres, surat juga ditujukan kepada Bahrain selaku pemegang jabatan presiden Dewan Keamanan PBB untuk April.

"Mengingat hal tersebut di atas, Kerajaan Bahrain, Kerajaan Arab Saudi, Qatar, Uni Emirat Arab, dan Kerajaan Yordania ... harus memberi ganti rugi penuh kepada Republik Islam Iran, termasuk kompensasi atas semua kerusakan materiil dan moril yang diderita akibat dari tindakan mereka yang melanggar hukum internasional," demikian isi surat, sebagaimana  dilaporkan kantor berita RIA Novosti, dikutip Selasa (14/4/2026).

Iravani melanjutkan, negara-negara Arab tersebut  bukan hanya menyediakan wilayah untuk agresi terhadap Iran, tapi dalam beberapa kasus terlibat langsung dalam melakukan "serangan bersenjata menargetkan objek sipil" di Iran.

Arab Saudi, Qatar, dan negara Arab lainnya menegaskan tak memberi izin bagi AS maupun Israel menggunakan wilayah mereka untuk menyerang Iran.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut