Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Trump Takut-takuti Iran: Banyak Negara Akan Kirim Kapal Perang ke Selat Hormuz
Advertisement . Scroll to see content

Iran Sindir Trump Ajak Negara Lain Kirim Kapal Perang ke Selat Hormuz: Dia Minta Bantuan!

Minggu, 15 Maret 2026 - 07:00:00 WIB
Iran Sindir Trump Ajak Negara Lain Kirim Kapal Perang ke Selat Hormuz: Dia Minta Bantuan!
Iran menyindir Donald Trump yang menyerukan negara-negara lain mengirim kapal perang ke Selat Hormuz (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

TEHERAN, iNews.id - Iran menyindir Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump setelah menyerukan negara-negara lain mengirim kapal perang ke Selat Hormuz. Teheran menilai langkah tersebut sebagai bukti Washington kini membutuhkan bantuan, padahal sebelumnya mengklaim telah menghancurkan kemampuan militer Iran.

Sindiran itu disampaikan Kepala Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Alireza Tangsiri. Dia menilai pernyataan Trump kontradiktif karena sebelumnya menyatakan militer Iran telah dilumpuhkan. Namun kini justru meminta dukungan negara lain untuk menjaga jalur perairan strategis tersebut.

"Amerika secara keliru mengklaim telah menghancurkan Angkatan Laut Iran. Kemudian mereka juga keliru mengklaim telah mengawal kapal tanker minyak. Sekarang mereka bahkan meminta pasukan cadangan dari negara lain," tulis Tangsiri, di media sosial X, dikutip Minggu (15/3/2026).

Sebelumnya, Trump mengklaim banyak negara akan mengirim kapal perang guna memastikan transportasi laut di Selat Hormuz tetap berjalan. Namun dia tidak menyebutkan negara-negara mana saja yang akan mengirim armadanya.

Dalam pernyataan di akun media sosial Truth Social, Trump mengatakan beberapa negara, terutama yang terdampak penutupan Selat Hormuz oleh Iran, akan bergabung dengan AS menjaga keamanan selat tersebut agar tetap terbuka.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut