Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Daftar Lengkap 14 Poin MoU Perjanjian Damai AS-Iran, Untungkan Siapa?
Advertisement . Scroll to see content

Iran Sebut Semua Tuntutannya Dipenuhi AS dalam Perjanjian Damai: Musuh Kalah Perang!

Senin, 15 Juni 2026 - 08:35:00 WIB
Iran Sebut Semua Tuntutannya Dipenuhi AS dalam Perjanjian Damai: Musuh Kalah Perang!
Iran menegaskan seluruh tuntutan utama dimasukkan dalam kesepakatan damai dengan AS (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

TEHERAN, iNews.id - Iran menegaskan seluruh tuntutan utamanya telah dimasukkan dalam kesepakatan damai dengan Amerika Serikat (AS). Oleh karena itu, Teheran mengeklaim kemenangan dalam perang yang berlangsung sejak 28 Februari, seraya menyebut musuh gagal mencapai tujuan perang mereka.

Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) Iran Kazem Gharibabadi mengatakan Iran berhasil memasukkan semua sikap kunci dan tuntutan pentingnya ke dalam draf nota kesepahaman (MoU) yang telah disetujui kedua negara. Menurut dia, capaian tersebut merupakan bukti keberhasilan Iran baik di meja diplomasi maupun di medan konflik.

“Musuh yang melancarkan serangan gagal mencapai semua tujuan jahatnya, dan Republik Islam meraih kemenangan besar dalam perang,” kata Gharibabadi, seperti dikutip dari Anadolu, Senin (15/6/2026).

Dia menambahkan, naskah lengkap MoU akan dipublikasikan setelah penandatanganan resmi. Para pejabat Iran juga akan menjelaskan berbagai dimensi serta pencapaian yang diperoleh melalui perjanjian tersebut kepada publik melalui media massa.

Sebelumnya, Iran mengumumkan nota kesepahaman (MoU) kesepakatan damai dengan AS telah disetujui oleh kedua negara. Penandatanganan MoU dijadwalkan berlangsung pada Jumat (19/6/2026) di Jenewa, Swiss.

Gharibabadi menjelaskan, upacara penandatanganan akan digelar di kota tersebut, sementara sejumlah ketentuan dalam kesepakatan mulai diterapkan lebih awal. Salah satunya adalah pencabutan blokade maritim AS terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran yang mulai berlaku pada Minggu malam waktu AS atau Senin (15/6/2026) pagi waktu Iran.

Menurut Gharibabadi, MoU tersebut bukan sekadar hasil perundingan diplomatik, melainkan juga buah dari pencapaian militer Iran selama konflik berlangsung.

Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump juga mengonfirmasi bahwa kesepakatan dengan Iran telah tercapai. Dia mengumumkan pembukaan kembali Selat Hormuz sebagai bagian dari implementasi perjanjian damai tersebut.

“Kesepakatan dengan Republik Islam Iran kini telah selesai,” tulis Trump melalui akun Truth Social.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut