Iran Peringatkan Kapal-Kapal Lintasi Selat Hormuz: Banyak Ranjau!
TEHERAN, iNews.id - Iran mengumumkan rute alternatif bagi kapal-kapal yang melintasi Selat Hormuz di tengah kesepakatan gencatan senjata yang rapuh dengan Amerika Serikat (AS).
Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menyatakan, banyak ranjau laut yang bertebaran di jalur utama Selat Hormuz, sehingga bisa membahayakan kapal-kapal yang melintasinya. Oleh karena itu, IRGC mendesak kapal-kapal untuk mematuhi arahan sehingga bisa menggunakan rute alternatif, tidak menggunakan jalur utama.
“Seluruh kapal yang ingin melintasi Selat Hormuz, dengan ini diberitahu untuk mematuhi prinsip-prinsip keselamatan maritim dan agar terlindungi dari kemungkinan hantaman ranjau laut, mereka harus mengambil rute alternatif untuk lalu lintas di Selat Hormuz,” bunyi pernyataan IRGC, di media lokal.
Pernyataan tersebut membagikan instruksi untuk rute masuk dan keluar alternatif melalui selat tersebut.
Gencatan Senjata dengan AS, Iran Buka Selat Hormuz
AS dan Iran menyepakati gencatan senjata selama 2 minggu pada Selasa (7/4/2026) malam, kurang dari 1 jam sebelum habisnya batas waktu yang diberikan Presiden AS Donald Trump untuk menyerang pembangkit listrik dan jembatan negara itu.
Diveto Rusia dan China, Dewan Keamanan PBB Gagal Sahkan Resolusi soal Selat Hormuz
Trump mengancam akan melenyapkan peradaban Iran sampai tak bisa dipulihkan lagi jika menolak untuk mencapai kesepakatan dan tak mau membuka Selat Hormuz.
Iran membatasi akses Selat Hormuz sejak awal Maret 2026, memicu lonjakan harga energi global.
Editor: Anton Suhartono