Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Presiden Iran Benarkan Tewasnya Menteri Intelijen Esmail Khatib, Sebut Israel Pengecut
Advertisement . Scroll to see content

Iran Murka Fasilitas Gas Terbesarnya Dibom AS-Israel: Perang Level Baru Telah Dimulai!

Kamis, 19 Maret 2026 - 07:16:00 WIB
Iran Murka Fasilitas Gas Terbesarnya Dibom AS-Israel: Perang Level Baru Telah Dimulai!
Serangan AS terhadap salah satu fasilitas di Iran (foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

TEHERAN, iNews.id - Iran marah besar atas serangan gabungan Amerika Serikat (AS)-Israel terhadap fasilitas energinya di selatan negara itu, Rabu (18/3/2026). 

Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf mengatakan, serangan tersebut mengantarkan konflik naik ke level baru.

Dalam posting-an di media sosial X, Ghalibaf mengatakan serangan AS dan Israel terhadap infrastruktur energi Iran bertujuan untuk menyembunyikan kekalahan mereka.

“Istilah mata bayar mata telah berlaku, dan tingkat konfrontasi baru telah dimulai,” ujarnya, seperti dilaporkan kembali Al Jazeera, Kamis (19/3/2026).

Dalam posting-an lain, Ghalibaf mengklaim bentuk revolusi lain telah berlangsung dan menguasai seluruh jalanan sebagai reaksi terhadap serangan AS-Israel.

“Anda telah membangunkan Iran dari tidurnya. Badai akan datang,” tulisnya.

Kantor berita Tasnim melaporkan, AS dan Israel menyerang fasilitas minyak di ladang gas terbesar Iran, South Pars. Bukam hanya itu serangan berlanjut ke Distrik Asaluyeh, lokasi pemrosesan energi dari ladang tersebut. 

Kebakaran hebat melanda fasilitas di Asaluyeh. Tangki penyimpanan dan fasilitas pengolahan dilaporkan terkena serangan. 

Iran lalu bersumpah melakukan serangan balasan terhadap fasilitas energi di Qatar, Arab Saudi dan Uni Emirat Arab.

Surat kabar The Wall Street Journal (WSJ), mengutip keterangan beberapa sumber pejabat, melaporkan Presiden Donald Trump mendukung serangan terhadap fasilitas gas South Pars sebagai pesan kepada Iran agar tidak memblokade Selat Hormuz.

Editor: Reza Fajri

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut