Iran Ancam Serang Pangkalan-Pangkalan Militer AS di Timur Tengah jika...
Meski demikian, lanjut Pezeshkian, Iran punya hak untuk melakukan penelitian mengenai nuklir dan tidak siapa pun bisa melarangnya.
"Siapa yang beri tahu bahwa kami tidak punya hak untuk melakukan penelitian dan harus menutup semuanya? Kami terlibat dalam negosiasi. Kami berdiri teguh untuk memastikan tidak seorang pun bisa melakukan kekerasan kepada kami," ujarnya.
AS dan Iran telah menggelar perundingan nukir sebanyak lima putaran, dimulai sejak April lalu. Perundingan putaran keenam diperkirakan akan berlangsung pekan ini atau akhir pekan di Oman.
Presiden AS Donald Trump berupaya membatasi pengayaan uranium Iran, bahkan mengancam akan menyerang jika tidak ada kesepakatan yang dicapai. Dalam komentar terbarunya, Trump kurang yakin perundingan terebut akan mencapai kesepakatan.
"Saya tidak tahu," katanya, dalam podcast Pod Force One pada Senin, saat ditanya apakah AS akan mencapai kesepakatan dengan Iran.
"Saya saat ini kurang yakin dibandingkan dengan beberapa bulan lalu. Sesuatu telah terjadi pada mereka (Iran), tapi saya jauh lebih tidak yakin kesepakatan akan tercapai," ujarnya.
Editor: Anton Suhartono