Iran Ancam Hancurkan Pangkalan Militer AS di Uni Emirat Arab
TEHERAN, iNews.id - Iran memperingatkan Uni Emirat Arab (UEA) bahwa pasukannya akan menyerang fasilitas militer Amerika Serikat (AS) di negara itu. UEA disebut-sebut sebagai negara yang wilayahnya digunakan AS untuk menyerang Iran.
Ancaman itu disampaikan terkait serangan AS terhadap Pulau Kharg di Selat Hormuz. Serangan itu dilakukan AS guna memaksa Iran membuka blokade atas jalur penting bagi lalu lintas minyak global tersebut.
Juru Bicara Markas Besar Pusat Khatam Al Anbiya Ebrahim Zolfaghari mengatakan, pemerintahannya telah memberi tahu UEA mengenai ancaman tersebut.
"Kami memberi tahu kepemimpinan UEA bahwa Iran menganggapnya sebagai hak yang sah, untuk melindungi kedaulatan dan wilayah, menyerang lokasi peluncuran rudal AS di pelabuhan pengiriman, serta pangkalan dan tempat perlindungan militer AS di beberapa kota UEA," kata Zolfaghari, seperti dikutip kantor berita Tasnim, Minggu (15/3/2026).
Pesawat Tanker AS Jatuh di Irak saat Jalankan Misi Serang Iran, 6 Tentara Tewas
Menurut Zolfaghari, serangan AS tidak hanya menargetkan Pulau Kharg tapi juga Abu Musa. Dia menyerukan kepada warga UEA untuk meninggalkan pelabuhan dan daerah dekat pangkalan militer AS.
Trump Klaim Kalahkan Iran dalam 1 Jam: Semuanya Sudah Berakhir
Presiden AS Donald Trump pada Jumat mengancam akan menyerang infrastruktur minyak Iran di Pulau Kharg jika kebebasan navigasi di Selat Hormuz terhambat.
Sementara itu, Ehsan Jahanian, wakil gubernur Provinsi Bushehr, mengatakan operasional perusahaan minyak di Pulau Kharg serta ekspor minyak, berjalan seperti biasa mesk diserang.
"Meski terjadi serangan brutal oleh rezim Zionis-Amerika pada Sabtu terhadap Pulau Kharg, yang merupakan bagian dari Kota Bushehr, operasi perusahaan minyak di terminal ekspor masih berjalan seperti biasa," kata Jahanian.
Dia menambahkan serangan AS-Iran tidak mengakibatkan korban jiwa di antara personel militer, karyawan, maupun penduduk pulau.
Editor: Anton Suhartono