SEOUL, iNews.id - Intelijen Korea Selatan (Korsel) mengungkap setidaknya 100 tentara Korea Utara (Korut) tewas dalam pertempuran melawan pasukan Ukraina. Sebelumnya Korut dilaporkan mengirim lebih dari 10.000 personel untuk membantu Rusia perang melawan Ukraina.
Badan Intelijen Nasional (NIS) Korsel, dalam laporan kepada parlemen Majelis Nasional, Kamis (19/12/2024), menyatakan sekitar 1.000 tentara Korut lainnya luka selama pertempuran.
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Bahkan NIS membocorkan seorang jenderal Korut, kemungkinan besar termasuk di antara korban tewas.
Disebutkan, pasukan Korut dipaksa berperang di garis depan medan perang meski tak memiliki pengalaman soal drone kamikaze.
Nah! Kim Jong Un Perintahkan Perwira Korut Tingkatkan Kemampuan Perang Hadapi Amerika Cs
Kondisi itu, kata NIS, dikeluhkan oleh militer Rusia. Militer Rusia mengeluh tentara Korut justru menjadi beban karena ketidaktahuan mereka mengenai drone.