Inilah Bendungan Paling Berbahaya di Dunia, Bisa Tewaskan 1,5 Juta Orang Jika Jebol
Namun, setelah selesai dikerjakan pada 1986, diketahui bahwa bendungan tersebut memiliki beberapa titik rembesan. Sebenarnya, sejak mulai dibangun, para ahli geologi telah memperingatkan bahwa bendungan memiliki masalah struktural karena dibangun di atas bebatuan yang lemah, dan larut dalam air seperti gipsum dan anhidrit, namun pemerintah Irak saat itu tidak memperdulikannya dan tetap melanjutkan pembangunan.
Kementerian sumber daya air Iran sempat menyimpan masalah ini dalam sekelompok kecil orang, hingga kemudian para insinyur Angkatan Darat AS menyelidiki bendungan dari Juni 2004 hingga Juli 2006 dan menyarankan kemungkinan kegagalan bendungan. Namun, media arus utama menyoroti masalah keamanan bendungan ketika ISIS menduduki situs bendungan pada tahun 2014.
Jika bendungan Mosul jebol, maka bencana yang terjadi akan jauh lebih parah melampaui apa yang pernah dialami sebelumnya atau bisa terjadi di masa depan.
Dikutip dari BBC, menurut Kedubes AS, jika bendungan Mosul ini jebol maka bisa menewaskan sekitar 1,5 juta warga yang tinggal di sepanjang sungai Tigris dan bahkan aliran airnya diperkirakan mencapai Ibukota Baghdad.
Sebuah model memperkirakan bendungan Mosul dapat memuntahkan air setinggi 21 meter dalam beberapa jam setelah jebol. Kota-kota di sepanjang aliran Sungai Tigris dapat diserbu banjir dalam waktu 24 sampai 72 jam setelah jebolnya bendungan.
Itulah informasi singkat mengenai bendungan Mosul yang merupakan bendungan paling berbahaya di dunia.
Editor: Komaruddin Bagja