Ini Penyebab Negosiasi AS-Iran Buntu versi Mantan Diplomat AS
WASHINGTON, iNews.id - Amerika Serikat (AS) dinilai salah besar dalam memperhitungkan kemampuan Iran, sehingga berujung pada kegagalan total dalam perundingan damai. Alih-alih menekan Teheran untuk menyerah, pendekatan keras Washington justru berbalik arah dan membuat negosiasi menemui jalan buntu.
Kesalahan kalkulasi tersebut terlihat dari keyakinan AS bahwa tekanan militer dan politik bisa memaksa Iran tunduk. Namun kenyataannya, Iran tetap teguh pada posisinya, bahkan saat menghadapi tekanan besar dari AS dan sekutu.
Buntunya perundingan damai yang berlangsung di Islamabad, Pakistan, pada akhir pekan lalu menjadi bukti nyata kegagalan strategi tersebut. Kedua pihak tidak menemukan titik temu, terutama dalam isu krusial seperti program nuklir Iran.
Mantan diplomat AS, Chas Freeman, bahkan menyebut pertemuan itu sejatinya bukan negosiasi. Dia menilai AS hanya menyampaikan ultimatum kepada Iran agar menyerah di meja perundingan.
Iran Ngotot Tak Akan Berunding dengan AS
“Ini bukan negosiasi, melainkan penyampaian ultimatum AS. AS menuntut agar Iran menyerah atas apa yang telah ditolaknya di bawah tekanan militer terberat,” ujarnya, kepada kantor berita Rusia, RIA Novosti, dikutip Rabu (22/4/2026).