Ini Alasan Iran Ngotot Lanjutkan Program Nuklir meski Dibombardir AS
2. Kerusakan Parah Tak Hentikan Tekad
Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran Abbas Araghchi mengungkap beberapa fasilitas pengayaan uranium mengalami kerusakan serius dan parah akibat serangan AS. Akibatnya, aktivitas pengayaan untuk sementara dihentikan. Namun, dia menegaskan bahwa Iran tidak akan mundur dari program nuklirnya.
“Pengayaan uranium sekarang dihentikan karena kerusakan serius, tapi jelas kami tidak bisa menghentikan pengayaan,” kata Araghchi, kepada Fox News.
3. Cadangan Uranium Tinggi meski Belum Capai Tingkat Senjata
Meski pengayaan sementara terhenti, Iran diketahui memiliki cadangan uranium yang cukup besar. Berdasarkan laporan intelijen AS dan Israel, Iran menyimpan sekitar 400 kilogram uranium yang telah diperkaya hingga 60%.
Sebagai perbandingan, uranium untuk kepentingan senjata harus mencapai tingkat pengayaan sekitar 90%. Namun cadangan saat ini dinilai cukup mengkhawatirkan, terutama jika Iran memutuskan meningkatkan level pengayaan lebih lanjut.
4. Ancaman Keluar dari Perjanjian NPT
Iran juga memperingatkan akan mengambil langkah lebih ekstrem jika tekanan dan sanksi terus dijatuhkan.