Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Putin Sindir Negara Barat yang Yakin Ukraina Akan Menang Perang: Tunggu Saja!
Advertisement . Scroll to see content

Ini 5 Syarat Putin Mau Berdamai dengan Ukraina

Rabu, 16 Juli 2025 - 10:24:00 WIB
Ini 5 Syarat Putin Mau Berdamai dengan Ukraina
Vladimir Putin menegaskan perdamaian dengan Ukraina hanya bisa dicapai jika negara-negara Barat, termasuk AS, memenuhi syarat-syarat darinya (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

MOSKOW, iNews.id – Presiden RusiaVladimir Putin menegaskan perdamaian dengan Ukraina hanya bisa dicapai jika negara-negara Barat, termasuk Amerika Serikat (AS), memenuhi syarat-syarat utama yang diajukan oleh Moskow.

Meski mendapat tekanan dari Presiden AS Donald Trump berupa ancaman tarif 100 persen, Putin tetap bersikukuh untuk melanjutkan operasi militer sampai tujuannya terpenuhi.

Trump sebelumnya memberikan tenggat waktu 50 hari bagi Rusia untuk menyepakati perdamaian dengan Ukraina. Jika tidak, produk-produk asal Rusia akan dikenakan tarif tinggi oleh Amerika Serikat. Namun, menurut tiga pejabat Kremlin yang dikutip Reuters, Putin sama sekali tidak terpengaruh oleh ancaman tersebut. Bahkan, ancaman itu dinilai justru memperkuat tekad Moskow untuk memperluas wilayah kekuasaannya di Ukraina.

“Putin merasa tidak ada yang serius membahas detail perdamaian di Ukraina dengannya, termasuk Amerika, jadi dia akan terus melanjutkannya sampai mendapatkan apa yang diinginkan,” kata salah satu sumber di lingkaran dalam Kremlin.

Berikut 5 syarat utama Putin berdamai dengan Ukraina:

1. NATO Tidak Boleh Melanjutkan Ekspansi ke Timur

Rusia menuntut jaminan tertulis yang mengikat secara hukum bahwa Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) tidak akan memperluas keanggotaannya ke arah timur, terutama ke wilayah-wilayah bekas Uni Soviet seperti Ukraina.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut