Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Trump dan Perwira Tinggi AS Batalkan Liburan Kembali ke Gedung Putih, Ada Apa?
Advertisement . Scroll to see content

Ingin Cepat Akhiri Perang, AS Kirim Proposal Damai Baru ke Iran

Sabtu, 23 Mei 2026 - 08:21:00 WIB
Ingin Cepat Akhiri Perang, AS Kirim Proposal Damai Baru ke Iran
Iran sedang mempelajari isi proposal damai terbaru yang diajukan AS untuk mengakhiri perang (Foto: Anadolu)
Advertisement . Scroll to see content

WASHINGTON, iNews.id - Seorang jurnalis senior Amerika Serikat mengungkap isi proposal damai terbaru AS yang diserahkan ke Iran. Sebelumnya pejabat Iran mengatakan sedang mempelajari isi proposal tersebut, namun menegaskan terlalu dini untuk membuat kesimpulan bahwa perdamaian semakin dekat.

Sang jurnalis ABC, Alex Marquardt, mengungkap proposal tersebut dalam cuitan di media sosial X, Jumat (22/5/2026). Dia menjabarkan isi proposal AS tersebut mencakup konsesi keuangan dengan jumlah signifikan kepada Iran, seperti dana ekonomi sebagai ganti rugi, pencabutan larangan ekspor minyak, pencairan dana yang dibekukan secara bertahap, serta pencabutan sanksi.

Menurut Marquardt, proses pemenuhan poin-poin proposal tersebut akan dilakukan bertahap serta berdasarkan 14 poin proposal yang diajukan Iran sebelumnya.

Dia melanjutkan, penadatanganan nota kesepahaman AS dan Iran akan membuka jalan memulai negosiasi untuk membuat kesepakatan akhir. Selain itu AS juga ingin menunda pembahasan beberapa isu paling sulit yang mengganjal kesepakatan guna segera mengakhiri perang.

Marquardt menegaskan, tidak ada kepastian mengenai kelanjutan program nuklir Iran dalam proposal tersebut.

"Perjanjian tersebut menunda keputusan tentang pengayaan nuklir dan pemindahan material (uranium) yang diperkaya hingga negosiasi akhir, sementara Iran akan berkomitmen untuk tidak pernah mengembangkan senjata nuklir," katanya, seperti dilaporkan kembali Anadolu.

Berdasarkan perjanjian dalam proposal, lanjut Marquardt, kedua pihak akan segera mengakhiri operasi militer, termasuk di Lebanon, serta berjanji untuk tidak mengancam satu sama lain dengan kekerasan.

Perjanjian juga mencakup rencana rekonstruksi Iran yang didukung AS dan negara-negara di Teluk, dengan rincian nilai yang akan diselesaikan kemudian.

Marquardt mengklaim, AS secara bertahap akan mencairkan uang ganti rugi untuk Iran selama negosiasi berlangsung.

Kemudian, setelah kesepakatan damai dicapai, AS akan menetapkan jangka waktu pencabutan seluruh sanksi AS dan PBB, termasuk sanksi sekunder melibatkan negara-negara yang berbisnis dengan Iran.

Proposal tersebut juga menyerukan pencabutan blokade maritim terhadap pelabuhan-pelabuhah Iran serta penarikan pasukan AS.

Lalu lintas maritim di Selat Hormuz akan dibuka dalam waktu 30 hari, sementara pasukan AS di dekat Iran akan ditarik dalam waktu sebulan setelah kesepakatan ditandatangani.

Proposal tersebut sedianya akan ditandatangani di Islamabad, Pakistan

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut