Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Negara-Negara Barat Kompak Kecam Israel Serang Lebanon: Hizbullah Akan Semakin Kuat
Advertisement . Scroll to see content

Ingin Belajar Hidup Berdampingan dengan Corona, Negara Ini Cabut Aturan Wajib Masker

Selasa, 06 Juli 2021 - 15:27:00 WIB
Ingin Belajar Hidup Berdampingan dengan Corona, Negara Ini Cabut Aturan Wajib Masker
Inggris akan melonggarkan pembatasan terkait Covid-19 mulai 19 Juli, termasuk mencabut larangan bermasker (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

Diyakini, kasus infeksi dan kematian masih akan terjadi setelah pembatasan dicabut, namun jumlahnya tak akan sebanyak seperti sebelum vaksinasi.

Pemerintah berlomba menyuntik sebanyak-banyaknya warga untuk melindungi mereka dari Covid-19 varian Delta lebih menular.

Sejauh ini 64 persen dari populasi dewasa sudah mendapatkan dua dosis vaksin Covid-19. 

Para ahli memperingatkan, jumlah itu belum cukup untuk membuat Inggris aman dari serangan virus varian baru. Mereka menegaskan mencabut hampir semua pembatasan saat jutaan orang belum mendapat vaksin penuh bisa berakibat buruk.

Johnson mengumumkan program vaksin akan dipercepat untuk orang berusia di bawah 40 tahun, mengurangi interval antara dosis dari 12 minggu menjadi delapan minggu.

Aturan yang berlaku saat ini perkumpulan orang di dalam ruangan dibatasi maksimal enam orang dan di luar ruangan 30 orang. Nantinya tidak ada lagi pembatasan jumlah tamu, termasuk di acara-acara pernikahan dan pemakaman.

Aturan jarak sosial 1 meter plus juga akan dicabut, kecuali di beberapa tempat seperti akses-akses masuk.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut