Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Rudal AS Hantam Area Dekat RS Kanker di Iran, Teheran Kecam Serangan sebagai Kejahatan Perang
Advertisement . Scroll to see content

Ingin Ambil Alih Selat Hormuz, Trump: Kita Adalah Malaikat Pelindung

Selasa, 14 Juli 2026 - 07:01:00 WIB
Ingin Ambil Alih Selat Hormuz, Trump: Kita Adalah Malaikat Pelindung
Donald Trump menyebut AS akan menjadi malaikat pelindung bagi Selat Hirmuz Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

Dia menambahkan, AS berhak mendapat penggantian biaya karena telah menempatkan personel militernya dalam situasi berbahaya. Trump juga mengklaim banyak negara berada di pihak AS dan akan mendukung langkah tersebut.

“Kita tidak bisa melakukan itu tanpa imbalan,” katanya.

Pernyataan Trump disampaikan di tengah meningkatnya ketegangan di Selat Hormuz yang menjadi salah satu medan utama konflik antara AS dan Iran. Blokade efektif yang dilakukan Iran di jalur tersebut telah memicu lonjakan harga energi dunia sekaligus meningkatkan kekhawatiran terhadap inflasi global.

Iran mengumumkan penutupan Selat Hormuz pada 11 Juli setelah menuding sejumlah kapal melintas tanpa izin. Sehari kemudian, Teheran menegaskan jalur perairan itu tetap ditutup sepenuhnya hingga situasi dinilai kembali aman dan stabil.

Trump juga mengulangi tuduhannya bahwa Iran lebih dulu melanggar nota kesepahaman (MoU) gencatan senjata dengan menyerang kapal tanker dan kapal kargo.

“Kita sudah membuat kesepakatan. Itu sudah disepakati, kemudian mereka melanggarnya. Mereka selalu melanggarnya. Kita sudah membuat 10 kesepakatan dengan orang-orang ini. Jadi kita akan menghukum mereka dengan sangat keras,” ujar Trump.

Sementara itu, Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menegaskan satu-satunya cara memulihkan lalu lintas pelayaran di Selat Hormuz adalah menghentikan intervensi militer AS. IRGC juga memperingatkan bahwa campur tangan Washington yang terus berlanjut dapat memicu insiden yang lebih besar dan mengganggu sektor minyak serta gas global.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut