Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Dokumen Ungkap Penyebab Kematian Predator Seks Jeffrey Epstein Bukan Bunuh Diri, Dibunuh?
Advertisement . Scroll to see content

Indonesian Street Festival New York Dimeriahkan Perpaduan Musik Jazz dan Kecak

Minggu, 01 September 2019 - 18:40:00 WIB
Indonesian Street Festival New York Dimeriahkan Perpaduan Musik Jazz dan Kecak
Seremoni pembukaan Indonesian Streef Festival (ISF) New York 2019 (Foto: KJRI New York)
Advertisement . Scroll to see content

NEW YORK, iNews.id - Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di New York, Amerika Serikat, kembali menggelar Indonesian Street Festival (ISF) untuk kelima kali, yakni pada Sabtu (31/8/2019).

Tahun ini ISF tak hanya dimeriahkan oleh berbagai tarian nusantara, seperti dari Aceh, Kalimantan, Sulawesi Utara, dan Bali, namun ada juga perpaduan musik jazz dengan Kecak serta atraksi gamelan dari Balawan serta Batuan Ethnic Group.

Sekitar 7.000 New Yorker memadati lokasi ISF yang digelar di 68th street Manhattan. Kerumunan pengunjung, baik diaspora Indonesia dan warga New York, memenuhi jalanan saat Berklee Indonesian Ensemble (BIE) membawakan lagu-lagu daerah dalam nuansa musik jazz. Pertunjukan diakhiri dengan kolaborasi Balawan-BIE yang berhasil membuat pengunjung bergoyang dengan Poco-poco dan Maumere.

Selain memperingati HUT RI ke-74, ISF New York juga menjadi selebrasi bersama 70 tahun hubungan diplomatik Indonesia dan Amerika Serikat. Tak heran jika acara ini diberi tajuk 'SEVENTYBRATION - Celebrating Diversity, Partnership, and Prosperity'.

Duta Besar RI untuk AS Mahendra Siregar dalam sambutan pembukaan mengatakan, ISF New York yang bermula dari pesta rakyat telah menjadi kegiatan promosi Indonesia yang besar.

“Melalui festival ini, masyarakat Amerika Serikat dapat lebih mengenal Indonesia dengan lebih baik sehingga hubungan antara kedua negara semakin erat ke depannya," kata dia, dalam siaran pers, Minggu (1/9/2019).

Pesan penguatan persahabatan kedua negara melalui kegiatan kebudayaan ISF 2019 juga disampaikan Wakil Tetap RI untuk PBB di New York, Dian Triansyah Djani, serta perwakilan Wali Kota New York Jumanee D Williams.

ISF 2019 juga dihadiri kalangan diplomatik, baik dari konsul jenderal asing, kedutaan besar asing pada misi PBB, dan diaspora Indonesia dari berbagai kota.

“Senang sekali bisa ikut Indonesian Street Festival New York," kata Paskalis Kaipman, mahasiswa Indonesia yang menimba ilmu di Washington DC.

Dia bahkan rela menempuh perjalanan 6 jam menggunakan bus dan menginap semalam di New York demi hadir di ISF 2019.

Sebanyak 31 booth dan vendor kuliner, fesyen batik dan seni, mampu memuaskan dahaga pengunjung terhadap hidangan otentik dan seni budaya Indonesia.

Pelt Konsul Jenderal New York Yohannes Jatmiko mengatakan, setiap tahun ISF selalu tampil dengan sajian dan tagline berbeda. Tahun ini kesuksesan ISF diperkuat oleh tema seventybration yang memadukan unsur-unsur Indonesia dan Amerika, baik dari pentas seni hingga dekorasi panggung serta seluruh booth vendor.

"Satu hal yang tak bisa lepas dari acara ini adalah berbagai lomba khas HUT RI, seperti makan krupuk dan lainnya," tuturnya.

ISF New York merupakan hasil kerja sama KJRI dan masyarakat Indonesia di New York, khususnya Perwakrin USA, IDN Greater New York, Permias East Coast, Nusantara Foundation, sponsor publik, termasuk Kementerian Pariwisata RI, Pemprov Sulawesi Utara, BI, BNI, dan BRI New York Pusat Promosi Investasi Indonesia New York, serta pihak swasta dari kedua negara.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut