Indonesia Tekankan Pentingnya Upaya Capai Perdamaian di Afghanistan
Konferensi Jenewa tentang Afghanistan yang berlangsung pada 27-28 November itu merupakan wahana bagi Pemerintah Afghanistan yang dipimpin Ashraf Ghani untuk menyampaikan perkembangan proses perdamaian dan pembangunan di negaranya, serta sekaligus memberi kesempatan kepada mitra-mitra internasional untuk mengkaji efektifitas, efesiensi dan akuntabilitas kontribusi yang diberikan untuk pembangunan di Afghanistan.
Sekjen PBB Puji Kemajuan, Tetapi Prihatin Terus Jatuhnya Korban Jiwa
Sekjen PBB Antonio Guterres dalam pidato yang dibacakan oleh Wakil Sekjen PBB Rosemary A. DiCarlo memaparkan kembali agenda ambisius pemerintah Afghanistan pada tahun 2014 dalam forum serupa yaitu memberantas korupsi, mendorong reformasi dan menyudahi praktik ekonomi yang tidak sah.
“Pemerintah ini telah membuat kemajuan berarti sejak tahun 2014 dalam memperkuat pemerintahan, manajemen keuangan dan anggaran. Termasuk memperkenalkan kerangka hukum yang baru dan meningkatkan agenda pembangunan,” ujar DiCarlo.
DiCarlo juga menyebut kemajuan status perempuan, termasuk peningkatan perlindungan hukum dan partisipasi dalam proses politik dan ekonomi. “Saya gembira melihat keikutsertaan perempuan dan anak muda dalam program-program nasional. Partisipasi mereka sangat penting untuk membantu Afghanistan mencapai kemandirian,” tegasnya.
Ia juga memuji keberanian dan tekad kuat jutaan warga Afghanistan untuk memberikan suara dalam pemilu parlemen Oktober lalu, meskipun menghadapi ancaman keamanan serius.