India Pulihkan Internet di Kashmir Setelah Diblokir 18 Bulan
Dua bulan kemudian pihak berwenang mencabut larangan media sosial, namun masih dengan jaringan internet yang lambat. Kemudian pada Agustus 2020, jaringan 4G mulai diizinkan di dua dari 20 distrik.
Para pejabat India mengatakan, larangan jaringan 4G bertujuan menghentikan unjuk rasa anti-India dan serangan pemberontak yang menginginkan kemerdekaan Kashmir atau hendak menyatukan wilayah itu dengan Pakistan.
Namun, banyak warga Kashmir memandang langkah tersebut sebagai bagian dari awal kolonialisme, bertujuan merekayasa perubahan demografis di satu-satunya wilayah India berpenduduk mayoritas muslim itu.
Mantan pejabat terpilih Kashmir, Omar Abdullah, yang sempat dipenjara selama beberapa bulan menyambut baik pemulihan internet tersebut.
“Lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali,” ujarnya, dikutip Al Arabiya, Minggu (7/2/2021).
India sering menghentikan layanan internet seluler di beberapa wilayah sebagai cara membendung demonstrasi antipemerintah.
Editor: Anton Suhartono