Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Menkum Supratman Paparkan Capaian Posbankum Desa di Forum Hukum Internasional Rusia
Advertisement . Scroll to see content

India Kutuk Pembantaian Warga Sipil di Bucha, Salahkan Rusia atau Ukraina?

Rabu, 06 April 2022 - 06:31:00 WIB
India Kutuk Pembantaian Warga Sipil di Bucha, Salahkan Rusia atau Ukraina?
Foto satelit yang menunjukkan kuburan massal di kompleks gereja di Kota Bucha, Ukraina. Gambar ini diklaim Maxar (perusahaan AS) diambil pada 10 Maret lalu. (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

“Laporan terbaru tentang pembunuhan warga sipil di Bucha sangat mengganggu,” kata Perwakilan Tetap India untuk PBB, TS Tirumurti, pada pertemuan Dewan Keamanan PBB, Selasa (5/4/2022), seperti dikutip Reuters.

“Kami dengan tegas mengutuk pembunuhan ini dan mendukung seruan untuk penyelidikan independen,” tuturnya.

Tirumurti menyampaikan pidatonya itu tak lama setelah Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken melakukan percakapan telepon dengan Menteri Luar Negeri India, Subrahmanyam Jaishankar. Amerika Serikat telah berulang kali mendesak India untuk mengutuk agresi Rusia terhadap Ukraina yang berlangsung sejak 24 Februari.

Untuk diketahui, India sangat bergantung pada Rusia untuk pasokan perangkat keras militernya. New Delhi pun telah berulang kali menyerukan agar kekerasan di Ukraina segera diakhiri. 

Akan tetapi, India memutuskan untuk abstain dari berbagai resolusi PBB tentang perang di Ukraina. Di tengah konflik tersebut, New Delhi harus berupaya keras menyeimbangkan hubungannya dengan Moskow dan Barat.

India—yang saat ini menjadi anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB—menjamu menteri luar negeri Rusia di New Delhi pekan lalu. Kala itu, mereka membahas tentang upaya untuk mempertahankan hubungan perdagangan.

Editor: Ahmad Islamy Jamil

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut