Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : AS dan Iran Kembali Saling Serang, Gencatan Senjata di Ujung Tanduk
Advertisement . Scroll to see content

Imigran Afghan Pelaku Penembakan Tentara Garda Nasional AS Mantan Pekerja CIA, Apa Motifnya? 

Sabtu, 29 November 2025 - 03:03:00 WIB
Imigran Afghan Pelaku Penembakan Tentara Garda Nasional AS Mantan Pekerja CIA, Apa Motifnya? 
Penembakan dua tentara Garda Nasional di dekat Gedung Putih mengguncang AS (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

Hingga kini motif Rahmanullah masih gelap. 

“Siapa yang tahu apa motifnya, tapi apa yang dia lakukan sungguh mengerikan,” kata Presiden Donald Trump, dalam percakapan telepon Thanksgiving dengan personel militer, Jumat (28/11/2025).

Trump bahkan menyebut insiden tersebut sebagai ancaman terorisme.

Celakanya Pemeriksaan Latar Belakang?

Rahmanullah pindah ke AS pada September 2021, tahun penarikan pasukan AS dari Afghanistan. Stasiun televisi NBC melaporkan, dia baru menerima status suaka pada awal 2025. 

Fakta ini mendorong banyak pihak mempertanyakan bagaimana pemeriksaan latar belakang (vetting) dilakukan, terutama bagi mereka yang pernah bekerja untuk lembaga sensitif seperti CIA.

Apakah ada tanda-tanda bahaya yang terlewat? Ataukah dia membawa trauma pascaperang yang tidak pernah ditangani?

Jaksa Agung AS Pam Bondi menegaskan pelaku akan dituntut hukuman mati jika dakwaan pembunuhan terbukti. Saat ini Rahmanullah menghadapi tiga tuduhan penyerangan setelah menyerang korban dengan revolver Smith & Wesson.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut