Ilmuwan Kaget, Ternyata Ada Jerapah Kerdil di Alam Liar
Minggu, 10 Januari 2021 - 07:14:00 WIB
Fennessy mengatakan, kemungkinan besar secara fisik tidak mungkin bagi mereka untuk berkembang biak seperti jerapah lain yang berukuran normal.
Jerapah adalah mamalia tertinggi di dunia. Sayangnya, jumlah populasi satwa itu telah menurun sekitar 40 persen selama 30 tahun terakhir, menjadi sekitar 111.000, sehingga empat spesies diklasifikasikan oleh para konservasionis sebagai jerapah yang 'rentan' punah.
“Ini karena sebagian besar hilangnya habitat, fragmentasi habitat, pertumbuhan populasi manusia, lebih banyak lahan yang diolah. Diperparah dengan perburuan, perubahan iklim,” kata Fennessy.
Editor: Ahmad Islamy Jamil