Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Bikin Pangling! Okie Agustina Diam-Diam Operasi Estetika di Korsel
Advertisement . Scroll to see content

Iklan Bawang Putih Cabul dan Dikaitkan dengan Kelamin Pria Bikin Para Petani Ini Marah, kok Bisa?

Rabu, 03 Agustus 2022 - 20:10:00 WIB
Iklan Bawang Putih Cabul dan Dikaitkan dengan Kelamin Pria Bikin Para Petani Ini Marah, kok Bisa?
Tangkapan layar iklan bawang putih yang memicu kemarahan petani di Kabupaten Hongseong, sebuah kota kecil di bagian barat Korsel. (YouTube/SCMP)
Advertisement . Scroll to see content

Dua organisasi petani ini mendesak pembuat iklan Hongseong dan pemerintah daerah untuk meminta maaf. Para petani juga menyerukan agar menghukum mereka yang bertanggung jawab atas produksi video dan merumuskan langkah-langkah untuk mencegah insiden serupa. 

Shin Ji Youn, seorang pejabat di Asosiasi Petani Wanita Korea, mengatakan bahwa kelompok petani meminta Hongseong untuk menanggapi permintaan mereka paling lambat pada 10 Agustus nanti.

Sementara pejabat Hongseong mengatakan pada hari Rabu (3/8/2022) waktu setempat, mereka telah menarik video tersebut dari saluran YouTube. Mereka juga telah berhenti menayangkannya di papan reklame minggu lalu. 

Namun, kabupaten tersebut belum mengeluarkan pernyataan resmi tentang masalah ini. Para pejabat mengatakan mereka sedang mendiskusikan bagaimana menanggapi permintaan para petani.

Pejabat daerah mengatakan mereka secara resmi mengubah nama bawang putih lokal mereka menjadi Hongseong, mirip seperti nama daerah mereka, pada bulan Januari.

Untuk diketahui, banyak orang Korsel percaya bahwa bawang putih, salah satu bahan penting dalam masakan dapat meningkatkan stamina. Beberapa orang berpikir itu dapat meningkatkan fungsi seksual pria juga.

Editor: Maria Christina

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut