ICC Nyatakan Punya Wewenang Mengadili Kejahatan Perang di Palestina, Israel Murka
Jaksa Bensouda memiliki temuan pada Desember 2019, bahwa kejahatan perang telah atau sedang dilakukan di Tepi Barat, termasuk Yerusalem Timur, dan Jalur Gaza. Dia menyebut Pasukan Israel dan kelompok bersenjata Palestina seperti Hamas sebagai pihak terlibat.
Dia mengatakan, tidak ada alasan untuk tidak membuka penyelidikan terkait hal itu. Namun, hakim perlu memutuskan terlebih dulu apakah benar situasi tersebut berada di bawah yurisdiksi pengadilan.
Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, mengecam keputusan tersebut. “Ketika ICC menyelidiki Israel atas kejahatan perang ‘palsu’, ini adalah antisemitisme murni,” ujarnya dalam sebuah pernyataan video.
Sementara Kementerian Luar Negeri Palestina menyambut baik hal tersebut. “Hari bersejarah untuk prinsip akuntabilitas,” ungkap kementerian itu.
Lembaga Human Rights Watch (HRW) menyebut keputusan ICC kali ini sangat penting. “Akhirnya ada peluang harapan bagi para korban kejahatan berat nyata, atas keadilan setelah setengah abad impunitas,” kata Direktur Asosiasi Keadilan Internasional HRW, Balkees Jarrah.
Editor: Ahmad Islamy Jamil