Ian Wilmut, Ilmuwan Pembuat Hewan Kloning Pertama di Dunia Meninggal di Usia 79 Tahun
Proses tersebut melibatkan pengambilan telur domba, menghilangkan DNA-nya dan menggantinya dengan DNA dari sel ambing domba beku yang mati beberapa tahun sebelumnya. Telur tersebut kemudian disetrum dengan listrik agar tumbuh seperti embrio yang telah dibuahi. Tidak ada sperma yang terlibat dalam proses pembiakan itu.
Kehadiran Dolly memicu kekhawatiran akan adanya kloning reproduksi terhadap manusia, atau pembuatan salinan genetik orang hidup atau mati. Akan tetapi, para ilmuwan arus utama menganggap hal itu terlalu berbahaya.
Wilmut, yang lahir di dekat Stratford-upon-Avon, sebuah kota di Inggris Barat, mengenyam bangku kuliah di Universitas Nottingham. Dia awalnya belajar ilmu pertanian, sebelum beralih ke ilmu hewan.
Dia pindah ke Universitas Edinburgh pada 2005, menerima gelar ksatria dari Kerajaan Inggris pada 2008. Wilmut pensiun dari universitas tersebut pada 2012.
Editor: Ahmad Islamy Jamil