Hujani Israel dengan Roket, Benarkah Hamas Dapat Teknologi dari Iran?
Roket yang biasa digunakan Hamas adalah Qassam yang jangkauannya tak lebih dari 30 kilometer. Namun dalam serangan terbaru, para pejuang menggunakan roket jarak menengah dengan jangkauan 40 km serta M-75 dan J-80 dengan kemampuan jelajah antara 80 sampai 96 km.
Seorang pejabat senior intelijen Barat yang meminta namanya tak dipublikasikan mengatakan kepada The Daily Telegraph, kerja sama antara Iran dan Hamas menghasilkan persenjataan jauh lebih efektif.
"Bantuan Iran telah menghasilkan peningkatan signifikan dalam hal jangkauan, keakuaratan, serta tingkat kerusakan yang ditimbulkan," kata dia, seperti dilaporkan kembali The Sun, Minggu (16/5/2021).
Dia yakin para pakar Hamas berkunjung secara rutin ke Iran dan mendapat pelatihan memproduksi dan mengoperasikan sistem persenjataan canggih. Kunjungan tersebut mencakup pemeriksaan fasilitas produksi roket milik Korps Garda Revolusi Islam (IRGC).
Iran memang termasuk negara terdepan yang mendukung perjuangan Palestina, namun ada perbedaan ideologi mendasar. Penduduk Palestina merupakan Sunny sedangkan Iran Syiah.