Hujan Deras Landa Sanaa, 10 Bangunan Warisan Dunia UNESCO Runtuh
SANAA, iNews.id - Hujan deras yang melanda ibu kota Yaman, Sanaa dalam beberapa hari terakhir telah meruntuhkan 10 bangunan di Kota Tua. Selain itu, 80 bangunan lainnya dilaporkan rusak berat.
Dalam sebuah pernyataan, Menteri Kebudayaan dalam pemerintahan Houthi, Abdullah Al-Kabsi mengatakan, bangunan yang rusak berat tersebut membutuhkan perbaikan segera. Pihaknya bekerja dengan organisasi internasional dan mencari bantuan dalam menangani kehancuran.
Beruntung tidak ada laporan korban tewas atau terluka akibat runtuhnya bangunan tersebut.
Kota Tua Sanaa merupakan situs Warisan Dunia UNESCO. Daerah tersebut diyakini telah dihuni selama lebih dari 2 milenium.
Dipresentasikan Airlangga Hartarto di CONFINTEA VII, Program Kartu Prakerja Dipuji Negara-Negara Anggota UNESCO
Kota itu memiliki arsitektur unik dengan fondasi dan lantai pertama yang dibangun dari batu. Sedangkan lantai berikutnya dibuat dari batu bata. Sejumlah bangunan juga dianggap sebagai gedung tinggi pertama di dunia.
Bangunan-bangunan itu memiliki fasad bata merah yang dihiasi dengan cetakan gipsum putih dalam bentuk hiasan. Banyak dari bangunan tersebut masih merupakan rumah pribadi dan ada pula yang berusia lebih dari 500 tahun.
UNESCO: 770 Juta Orang di Seluruh Dunia Masih Buta Huruf
Rumah-rumah itu telah bertahan selama berabad-abad. Tetapi curah hujan tinggi musim ini telah merusak struktur ikonik tersebut. Batu bata dan balok kayu sekarang menjadi tumpukan puing-puing besar di antara bangunana yang masih berdiri.