Horor! Serangan Drone Milisi RSF di Sudan Tewaskan 24 Orang, Termasuk 8 Anak
Brown menyebut konvoi tersebut tengah mengirimkan bantuan pangan darurat bagi warga pengungsi di Kota Obeid, Kordofan Utara, ketika diserang. Truk-truk bantuan terbakar dan logistik kemanusiaan hancur akibat serangan itu.
Dia menegaskan, serangan terhadap operasi kemanusiaan akan menghambat upaya penyelamatan warga yang menghadapi kelaparan dan pengungsian. Pekan lalu, serangan drone juga dilaporkan terjadi di dekat fasilitas WFP di Provinsi Blue Nile, yang melukai seorang pekerja WFP.
Kelompok Emergency Lawyers menyalahkan RSF atas serangan tersebut, sementara Jaringan Dokter Sudan menyebutnya sebagai pelanggaran berat hukum humaniter internasional yang dapat dikategorikan sebagai kejahatan perang.
Berbagai kecaman datang dari komunitas internasional. Pejabat Amerika Serikat untuk urusan Afrika dan Arab, Massad Boulos, menyebut penghancuran bantuan pangan dan pembunuhan pekerja kemanusiaan sebagai tindakan yang tidak dapat ditoleransi. Inggris dan Arab Saudi juga mengecam keras serangan drone RSF terhadap warga sipil, konvoi bantuan, dan fasilitas kesehatan di Sudan.
Perang saudara Sudan yang pecah sejak April 2023 telah menewaskan lebih dari 40.000 orang dan memicu krisis kemanusiaan terbesar di dunia. Laporan terbaru memperingatkan kelaparan kian meluas, dengan jutaan anak dan perempuan berisiko mengalami malnutrisi akut pada 2026, sementara konflik belum menunjukkan tanda-tanda akan mereda.
Editor: Reza Fajri