Horor! Baku Tembak Polisi dan Geng Narkoba di Brasil Tewaskan 132 Orang
Sementara itu warga sekitar mengecam penggerebekan tersebut dengan menyebut polisi melakukan pembantaian massal.
“Negara datang untuk membantai, itu bukan operasi (polisi). Mereka datang langsung untuk membunuh, untuk merenggut nyawa,” kata seorang perempuan di Penha Complex, kepada AFP.
“Ada orang yang dieksekusi, banyak dari mereka ditembak di belakang kepala, ditembak di punggung. Ini tidak bisa dianggap sebagai keselamatan publik,” kata Raul Santiago, warga lainnya yang juga aktivis berusia 36 tahun.
Gubernur Castro membantah tuduhan-tuduhan tersebut. Dia bersikeras semua yang terbunuh dalam operasi itu adalah penjahat. Selain itu baku tembak terjadi di daerah hutan yang kemungkinan besar tidak ada warga sipil.
Anggota geng membarikade jalan dengan bus serta mengerahkan drone bermuatan bahan peledak untuk menyerang polisi.